Zodiak Paling Beruntung di Tahun 2023, Ada Libra hingga Scorpio

Masih dalam suasana awal tahun, beberapa zodiak diramalkan akan terus diselimuti keberuntungan sepanjang 2023.

Meski masing-masing zodiak memiliki peruntungannya sendiri, namun di tahun ini ada lima yang memiliki keberuntungan lebih besar. Keberuntungan itu dapat menyelimuti kehidupan secara umum, finansial sampai kehidupan cinta.

Ramalan peruntungan zodiak mungkin dapat dijadikan bagian yang cukup penting dalam menentukan langkah ke depan.

Menurut ahli astrologi, beberapa zodiak seperti Libra, Gemini sampai Scorpio memiliki keberuntungan lebih besar dan terus meningkat. Namun bukan berarti zodiak yang lain tidak beruntung lho ya, hanya saja prediksi peruntungan mereka jauh lebih bersinar daripada yang lain.

Melansir Express.uk, berikut deretan zodiak paling diselimuti dengan keberuntungan di tahun 2023.

1. Libra

Pemilik zodiak Libra dikatakan memiliki peluang baik untuk kehidupan cinta, peruntungan secara umum dan kesuksesan di tahun 2023.

Berdasarkan ramalan zodiak, sebagian besar tujuannya dapat tercapai dan Libra semakin merasa berdaya ketika mengambil atau menempuh tindakan baru.

2. Leo

Kedua ada Leo, yakni zodiak berlambang singa. Zodiak ini diperuntukan untuk orang-orang yang lahir di tanggal 22 Juli sampai 23 Agustus. Beberapa nama terkenal yang memiliki zodiak ini adalah Syahrini, Lesti Kejora, Marshanda, Tulus, Jaemin NCT, G-Dragon BIGBANG, Ben Affleck, dan Andrew Garfield.

Dikatakan bahwa, orang-orang berzodiak Leo di tahun 2023 mendatang akan memiliki banyak kemungkinan yang sangat baik dan harus siap sedia untuk menjalaninya dengan sangat yakin. Jadi, 2023 akan menjadi tahun yang sangat aktif dan sibuk untuk para Leo.

Disertai keberuntungan, kalian para Leo jangan khawatir melakukan suatu hal. Namun, tetap diingat untuk jangan mengorbankan hal-hal penting di pekerjaan kalian. Selalu bekerja keras untuk mendapatka hal terbaik yang bisa dicapai. Oh iya, perlu diketahui bahwa di tahun 2023 nanti, para Leo akan bertemu orang yang spesial dan jatuh cinta.

 

3. Gemini

Tahun 2023 adalah tahun yang banyak transformasi atau perubahan bagi Gemini.

Para astrolog memprediksi bahwa pemilik zodiak Gemini bakal memiliki masa depan yang cerah sesuai dengan harapan.

Tahun baru juga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi mereka untuk memulai gerakan baru yang menargetkan semua tujuan mereka.

Sementara dalam hal percintaan, di tahun 2023 juga menjadi momen yang luar biasa karena akan tercipta keharmonisan dengan pasangan.

Untuk bulan keberuntungan Gemini di tahun 2023 jatuh pada bulan Agustus.

 

4. Taurus

Nomor 4 jatuh pada Taurus. Zodiak berlambang hewan banteng atau sapi jantan ini untuk yang lahir pada 20 April sampai 20 Mei. Beberapa nama terkenal yang memiliki zodiak ini adalah Baim Wong, Gading Marten, Angga Yunanda, Sunny SNSD, IU, Adele, Gigi Hadid, Sam Smith, Robertin Pattinson, Dwayne Johnson dan Henry Cavill.

Menurut ramalan, para Taurus akan memiliki awal tahun yang sangat hebat. Bahkan Anda disarankan untuk membuat keputusan penting untuk di awal tahun ini.

Di awal tahun, Anda tidak akan merasa beruntung, tetapi jangan biarkan hal itu mengecilkan hati Anda. Anda akan memiliki kesempatan Anda.

Tahun 20203 bagi para Taurus tidak akan terlalu bagus di pemasalahan uang, tetapi jangan lewatkan ditengah tahun ada rejeki besar.

Di sisi lain kehidupan cinta akan sangat terasa fenomenal. Hidup Anda akan meningkat sebagai hasil dari kedatangan orang spesial itu.

 

5. Scorpio

Menurut ilmu astrologi, pemilik zodiak Scorpio tidak akan menghadapi kesulitan di tahun ini karena mereka akan diselimuti oleh keberuntungan yang melimpah.

Peruntungan itu bisa datang dari banyak sektor, mulai dari finansial, peluang karier hingga kehidupan cinta.

Sementara itu, Express mencatat bahwa bulan keberuntungan bagi pemilik zodiak Scorpio itu jatuh pada Desember atau di akhir tahun ini.

 

Indonesia Masuki Masa Penuaan Penduduk dengan Lansia Naik 20 Persen

Saat ini usia Herman Susanto menginjak 46 tahun. Bayangan mengenai masa tuanya saat lanjut usia (lansia) belum terpikirkan. Hanya saja sejumlah rencana udah mulai dipersiapkan. Salah satunya mengenai keuangannya.

Herman sudah mulai menabung untuk mewujudkan impiannya untuk mempunyai kontrakan di Kota Jakarta. Kata dia, kontrakan itu nantinya untuk membantu perekonomiannya saat sudah lansia. Sebab, bapak dari anak satu itu berprinsip tidak ingin merepotkan putrinya kelak.

“Persiapan lain ingin belajar menulis. Jadi, saat sudah pensiun ada skill menulis buku sendiri. Sehingga bisa menawarkan draft buku pada penerbit. Enggak menadah tangan ke anak,” kata Herman kepada pilihanhidup.com.

Dia juga tidak ada rencana untuk menikmati masa tuanya di kampung halaman. Kelengkapan fasilitas kesehatan di Jakarta menjadi alasan utamanya. Selain itu, Herman mengaku sebagai peserta aktif BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan.

Dia mengharapkan kedua program pemerintah tersebut nantinya sangat berguna saat dirinya sudah tua, khususnya BPJS kesehatan. Sebagai seorang anak yang seringkali mengantarkan ayahnya kontrol rutin ke rumah sakit, Herman juga mengharapkan nantinya pemerintah pusat terus melakukan perbaikan.

Misalnya semakin banyak obat-obatan yang ditanggung oleh program milik pemerintah tersebut. Menurut dia, terdapat beberapa penyakit yang seringkali dihadapi para lansia dan pengobatannya belum ditanggung. Contohnya alzheimer hingga penyakit demensia lainnya.

“Waktu nyokap sakit alzheimer itu ada obat enggak ditanggung dan emang lumayan harganya. Lalu untuk pelayanan fasilitas kesehatan lansia dapat diprioritaskan, yang penting tidak dipersulit-lah nantinya,” ucap dia.

Cerita-cerita persiapan masa pensiun seperti diatas banyak kita jumpai di kalangan orang-orang Indonesia dengan usia diatas 40 tahun.

Sebagai negara keempat dengan populasi terbesar dunia, Indonesia mendekati cepatnya penuaan penduduk. Atau makin meningkatnya jumlah penduduk dengan usia di atas 60 tahun. Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 1998 disebutkan bahwa penduduk lanjut usia (lansia) adalah mereka yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan adanya peningkatan persentase penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2045. Yakni sebanyak 19,90 persen dari total penduduk Indonesia.

Sedangkan data dari Kementrian PPN/Bappenas memprediksikan jumlah lansia pada 2045 berjumlah sekitar 61,4 juta jiwa atau sekitar 20-25 persen dari total penduduk. Atau satu dari lima penduduk Indonesia merupakan lansia.

 

Tantangan Indonesia Hadapi Fenomena Penuaan Penduduk

Fenomena penuaan penduduk bukanlah yang baru. Terdapat beberapa negara di dunia yang sudah menghadapinya dengan menerapkan beberapa kebijakan yang diberikan. Misalnya Jerman, Jepang, hingga beberapa negara lainnya.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional, Marya Yenita Sitohang, menyatakan bahwa fenomena penuaan penduduk berdampak pada suatu negara. Mulai dari aspek kesehatan, keuangan hingga kebutuhan lainnya yang perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak. Seperti halnya dari pemerintah sampai keluarga.

“Ageing population atau penuaan penduduk merupakan fenomena yang terjadi saat proporsi penduduk lanjut usia (lansia) cukup tinggi, hingga melebihi 20 persen. Sebagai dampak dari penurunan angka kelahiran dan meningkatnya angka harapan hidup, penuaan penduduk telah terjadi lebih dulu di negara-negara maju,” kata Marya tertuang dalam laman Liputan6.com.

Menurut dia, Indonesia perlu belajar dari sejumlah negara yang terlebih dulu mengalami fenomena penuaan penduduk. Marya menyatakan penduduk lansia identik dengan berbagai masalah kesehatan mulai dari penurunan fungsi penglihatan, pendengaran, pergerakan, dan sebagainya.

Selain itu, Indonesia juga masih menghadapi berbagai penyakit menular, gizi buruk, dan penyakit tidak menular yang seringkali dijumpai pada lansia. Hal tersebut pada akhirnya akan membatasi aktivitas dan produktivitas para lansia. Bahkan, nantinya kondisi itu juga meningkatkan kebutuhannya terkait pelayanan kesehatan.

Karena itu dia, meminta agar pemerintah perlu melakukan sejumlah penguatan dalam menghadapi fenomena tersebut. Yakni dalam hal kesehatan yang mencakup sumber daya sampai kemampuan pelayanan fasilitas kesehatan. Sebab, pelayanan tersebut tidak hanya untuk lansia, tetapi semua masyarakat.

“Pemerintah juga harus memikirkan sistem pembiayaan pelayanan kesehatan. Penuaan penduduk identik dengan peningkatan pembiayaan kesehatan karena naiknya penggunaan pelayanan serta teknologi kesehatan,” ucap dia.

 

Dorongan Hidup Sehat

Sementara itu dia juga meminta agar masyarakat usia produktif saat ini mulai melakukan perilaku hidup sehat. Dimulai dari olahraga secara teratur, pemenuhan gizi yang cukup, manajemen stress yang baik, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk membantu persiapan kesehatan fisik dan mental ketika berusia lanjut.

Marya menyebut, tantangan terbesar bagi negara yang mengalami penuaan penduduk adalah mengembangkan sistem pembiayaan pelayanan kesehatan yang seimbang dan berkelanjutan. Yaitu tanpa menitikberatkan pada subsidi negara atau masyarakat yang membayar saat menerima pelayanan kesehatan.

“Sejauh ini dari hasil penelitian yang pernah kita lakukan di pusat penelitian kependudukan Badan Riset dan Inovasi Nasional, negara sudah memiliki beberap kebijakan yang mendukung lansia di masa depan. Salah satunya jaminan lansia yang dimiliki oleh BPJS ketenagakerjaan serta asuransi kesehatan dan BPJS kesehatan,” ujarnya.

 

Literasi Keuangan untuk Dana Pensiun Rendah

Lanjut dia, dalam aspek keuangan untuk kalangan PNS dan TNI/Polri sudah memiliki sistem dana pensiun. Namun, ada sejumlah pekerja rumah untuk angkatan kerja di sektor lainnya. Termasuk dalam menyiapkan sistem yang lebih baik untuk menjangkau para angkatan kerja di berbagai sektor.

Kata Marya, sebenarnya keberadaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dan program pensiun untuk merupakan langkah awal yang baik untuk para lansia nantinya. Namun, literasi keuangan, khususnya dana pensiun, penduduk Indonesia masih perlu kita tingkatkan.

“Namun kita tahu sendiri ketika pemerintah meningkatkan aturan untuk bisa cairkan dan jaminan hari tua di atas usia 56 tahun itu terjadi protes di antara para buruh, sehingga aturannya sempat dibatalkan kembali. Jadi dari fenomena ini kita dapat melihat bahwa kesadaran penduduk Indonesia terkait pentingnya dana pensiun masih cukup rendah dan kita harus sadar bahwa kepemilikan dana pensiun untuk hari tua sangat penting,” papar dia.

Marya mengatakan terdapat sejumlah langkah yang sudah mulai dilakukan oleh pemerintah pusat dalam peningkatan kesejahteraan para lansia. Seperti halnya bantuan sosial dari Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan yang berupa posyandu lansia dan program terkait penyakit degeneratif yang diderita para lansia.

Kemudian adanya Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan. Aturan itu kata Marya diharapkan dapat menjadi pendorong terjadinya peningkatan kualitas sistem pelayanan kesehatan, peningkatan literasi keuangan, serta kebijakan terkait tempat tinggal lansia Indonesia di masa depan.

Apa yang perlu kita lakukan?

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mempersiapkan hal tersebut. Bila Anda sekarang diusia 30  sampai 40 masih mempunyai kesempatan untuk membangun pondasi “pensiun”.

Sementara kalau Anda masih bingung, jangan khawatir, saat ini ada sebuah komunitas yang setiap bulannya mengadakan pembahasan masa pensiun. Komunitas ini hadir memang untuk Anda yang mempersiapkan pensiun sekaligus mungkin masih mendampingi orang tua Anda sendiri atau mertua Anda.

Nama komunitas tersebut adalah Happy Sandwich Community. Bila ingin join silahkan klik disini.

Cara Jitu Jadikan Teknologi Jalan Menuju Kekayaan di Usia Muda

Sudah nggak asing lagi, kan, kalo teknologi udah jadi bagian hidup kita sehari-hari? Gak cuma buat nyari info, nge-chat, atau bahkan bermain game, tapi teknologi juga bisa banget kita manfaatin buat ngejar impian kita, lho. Terus, apa impianmu, bro? Kalau kamu pengen punya kekayaan sejak muda, yuk, aku kasih tau bagaimana caranya memanfaatkan teknologi buat ngejar mimpi itu.

Pertama, kamu harus tau dulu, apa aja teknologi yang bisa kamu manfaatin. Misalnya, aplikasi investasi, aplikasi penghasil uang, atau platform bisnis online. Setelah tau, baru deh kamu bisa pilih mana yang paling cocok sama passion dan kemampuanmu.

Kedua, jangan takut untuk belajar dan memperdalam pengetahuanmu tentang teknologi yang kamu pilih. Nggak ada salahnya sih belajar dari berbagai sumber, seperti buku, seminar, atau bahkan dari orang yang udah sukses dalam bidang itu.

Ketiga, jangan ragu buat nyoba. Kamu nggak akan tau apa yang bisa kamu capai kalo nggak pernah nyoba. Jangan takut sama kegagalan, karena itu bagian dari proses belajar. Yang penting, kamu harus berusaha dan berdoa.

Nah, itu dia tips buat memanfaatkan teknologi buat ngejar kekayaan sejak muda. Yang pasti, kamu harus punya tujuan yang jelas, niat yang tulus, dan kerja keras buat mewujudkan impianmu. Oke, bro, selamat ngejar mimpi!

Perbedaan Menjadi Kaya dan Makmur Yang Harus Kamu Ketahui

Tahukah kamu bahwa kamu bisa memiliki banyak uang dan makmur? Jika ini membingungkanmu, kamu tidak sendirian. Menjadi kaya dan makmur adalah hal yang berbeda tetapi keduanya mudah tertukar dalam percakapan sehari-hari meskipun dalam konteks yang salah. Menjadi kaya berarti seseorang dapat menghabiskan banyak uang, termasuk berhutang untuk membiayai gaya hidupnya. Di sisi lain, menjadi makmur berarti seseorang … Read more