Indonesia Masuki Masa Penuaan Penduduk dengan Lansia Naik 20 Persen

Saat ini usia Herman Susanto menginjak 46 tahun. Bayangan mengenai masa tuanya saat lanjut usia (lansia) belum terpikirkan. Hanya saja sejumlah rencana udah mulai dipersiapkan. Salah satunya mengenai keuangannya.

Herman sudah mulai menabung untuk mewujudkan impiannya untuk mempunyai kontrakan di Kota Jakarta. Kata dia, kontrakan itu nantinya untuk membantu perekonomiannya saat sudah lansia. Sebab, bapak dari anak satu itu berprinsip tidak ingin merepotkan putrinya kelak.

“Persiapan lain ingin belajar menulis. Jadi, saat sudah pensiun ada skill menulis buku sendiri. Sehingga bisa menawarkan draft buku pada penerbit. Enggak menadah tangan ke anak,” kata Herman kepada pilihanhidup.com.

Dia juga tidak ada rencana untuk menikmati masa tuanya di kampung halaman. Kelengkapan fasilitas kesehatan di Jakarta menjadi alasan utamanya. Selain itu, Herman mengaku sebagai peserta aktif BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan.

Dia mengharapkan kedua program pemerintah tersebut nantinya sangat berguna saat dirinya sudah tua, khususnya BPJS kesehatan. Sebagai seorang anak yang seringkali mengantarkan ayahnya kontrol rutin ke rumah sakit, Herman juga mengharapkan nantinya pemerintah pusat terus melakukan perbaikan.

Misalnya semakin banyak obat-obatan yang ditanggung oleh program milik pemerintah tersebut. Menurut dia, terdapat beberapa penyakit yang seringkali dihadapi para lansia dan pengobatannya belum ditanggung. Contohnya alzheimer hingga penyakit demensia lainnya.

“Waktu nyokap sakit alzheimer itu ada obat enggak ditanggung dan emang lumayan harganya. Lalu untuk pelayanan fasilitas kesehatan lansia dapat diprioritaskan, yang penting tidak dipersulit-lah nantinya,” ucap dia.

Cerita-cerita persiapan masa pensiun seperti diatas banyak kita jumpai di kalangan orang-orang Indonesia dengan usia diatas 40 tahun.

Sebagai negara keempat dengan populasi terbesar dunia, Indonesia mendekati cepatnya penuaan penduduk. Atau makin meningkatnya jumlah penduduk dengan usia di atas 60 tahun. Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 1998 disebutkan bahwa penduduk lanjut usia (lansia) adalah mereka yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan adanya peningkatan persentase penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2045. Yakni sebanyak 19,90 persen dari total penduduk Indonesia.

Sedangkan data dari Kementrian PPN/Bappenas memprediksikan jumlah lansia pada 2045 berjumlah sekitar 61,4 juta jiwa atau sekitar 20-25 persen dari total penduduk. Atau satu dari lima penduduk Indonesia merupakan lansia.

 

Tantangan Indonesia Hadapi Fenomena Penuaan Penduduk

Fenomena penuaan penduduk bukanlah yang baru. Terdapat beberapa negara di dunia yang sudah menghadapinya dengan menerapkan beberapa kebijakan yang diberikan. Misalnya Jerman, Jepang, hingga beberapa negara lainnya.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional, Marya Yenita Sitohang, menyatakan bahwa fenomena penuaan penduduk berdampak pada suatu negara. Mulai dari aspek kesehatan, keuangan hingga kebutuhan lainnya yang perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak. Seperti halnya dari pemerintah sampai keluarga.

“Ageing population atau penuaan penduduk merupakan fenomena yang terjadi saat proporsi penduduk lanjut usia (lansia) cukup tinggi, hingga melebihi 20 persen. Sebagai dampak dari penurunan angka kelahiran dan meningkatnya angka harapan hidup, penuaan penduduk telah terjadi lebih dulu di negara-negara maju,” kata Marya tertuang dalam laman Liputan6.com.

Menurut dia, Indonesia perlu belajar dari sejumlah negara yang terlebih dulu mengalami fenomena penuaan penduduk. Marya menyatakan penduduk lansia identik dengan berbagai masalah kesehatan mulai dari penurunan fungsi penglihatan, pendengaran, pergerakan, dan sebagainya.

Selain itu, Indonesia juga masih menghadapi berbagai penyakit menular, gizi buruk, dan penyakit tidak menular yang seringkali dijumpai pada lansia. Hal tersebut pada akhirnya akan membatasi aktivitas dan produktivitas para lansia. Bahkan, nantinya kondisi itu juga meningkatkan kebutuhannya terkait pelayanan kesehatan.

Karena itu dia, meminta agar pemerintah perlu melakukan sejumlah penguatan dalam menghadapi fenomena tersebut. Yakni dalam hal kesehatan yang mencakup sumber daya sampai kemampuan pelayanan fasilitas kesehatan. Sebab, pelayanan tersebut tidak hanya untuk lansia, tetapi semua masyarakat.

“Pemerintah juga harus memikirkan sistem pembiayaan pelayanan kesehatan. Penuaan penduduk identik dengan peningkatan pembiayaan kesehatan karena naiknya penggunaan pelayanan serta teknologi kesehatan,” ucap dia.

 

Dorongan Hidup Sehat

Sementara itu dia juga meminta agar masyarakat usia produktif saat ini mulai melakukan perilaku hidup sehat. Dimulai dari olahraga secara teratur, pemenuhan gizi yang cukup, manajemen stress yang baik, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk membantu persiapan kesehatan fisik dan mental ketika berusia lanjut.

Marya menyebut, tantangan terbesar bagi negara yang mengalami penuaan penduduk adalah mengembangkan sistem pembiayaan pelayanan kesehatan yang seimbang dan berkelanjutan. Yaitu tanpa menitikberatkan pada subsidi negara atau masyarakat yang membayar saat menerima pelayanan kesehatan.

“Sejauh ini dari hasil penelitian yang pernah kita lakukan di pusat penelitian kependudukan Badan Riset dan Inovasi Nasional, negara sudah memiliki beberap kebijakan yang mendukung lansia di masa depan. Salah satunya jaminan lansia yang dimiliki oleh BPJS ketenagakerjaan serta asuransi kesehatan dan BPJS kesehatan,” ujarnya.

 

Literasi Keuangan untuk Dana Pensiun Rendah

Lanjut dia, dalam aspek keuangan untuk kalangan PNS dan TNI/Polri sudah memiliki sistem dana pensiun. Namun, ada sejumlah pekerja rumah untuk angkatan kerja di sektor lainnya. Termasuk dalam menyiapkan sistem yang lebih baik untuk menjangkau para angkatan kerja di berbagai sektor.

Kata Marya, sebenarnya keberadaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dan program pensiun untuk merupakan langkah awal yang baik untuk para lansia nantinya. Namun, literasi keuangan, khususnya dana pensiun, penduduk Indonesia masih perlu kita tingkatkan.

“Namun kita tahu sendiri ketika pemerintah meningkatkan aturan untuk bisa cairkan dan jaminan hari tua di atas usia 56 tahun itu terjadi protes di antara para buruh, sehingga aturannya sempat dibatalkan kembali. Jadi dari fenomena ini kita dapat melihat bahwa kesadaran penduduk Indonesia terkait pentingnya dana pensiun masih cukup rendah dan kita harus sadar bahwa kepemilikan dana pensiun untuk hari tua sangat penting,” papar dia.

Marya mengatakan terdapat sejumlah langkah yang sudah mulai dilakukan oleh pemerintah pusat dalam peningkatan kesejahteraan para lansia. Seperti halnya bantuan sosial dari Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan yang berupa posyandu lansia dan program terkait penyakit degeneratif yang diderita para lansia.

Kemudian adanya Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan. Aturan itu kata Marya diharapkan dapat menjadi pendorong terjadinya peningkatan kualitas sistem pelayanan kesehatan, peningkatan literasi keuangan, serta kebijakan terkait tempat tinggal lansia Indonesia di masa depan.

Apa yang perlu kita lakukan?

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mempersiapkan hal tersebut. Bila Anda sekarang diusia 30  sampai 40 masih mempunyai kesempatan untuk membangun pondasi “pensiun”.

Sementara kalau Anda masih bingung, jangan khawatir, saat ini ada sebuah komunitas yang setiap bulannya mengadakan pembahasan masa pensiun. Komunitas ini hadir memang untuk Anda yang mempersiapkan pensiun sekaligus mungkin masih mendampingi orang tua Anda sendiri atau mertua Anda.

Nama komunitas tersebut adalah Happy Sandwich Community. Bila ingin join silahkan klik disini.

Menanti Kejutan di HUT ke-50 PDIP, Megawati Akan Umumkan Capres 2024?

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, ketua umum partainya, Megawati Soekarnoputri, menyiapkan kejutan menarik untuk acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI-P.

Namun demikian, Hasto belum mau membocorkan apakah kejutan itu terkait pengumuman calon presiden (capres) partainya atau hal lain.

Banyak pihak menduga HUT PDIP ke-50 akan menjadi momentum pengumuman sosok calon presiden (Capres) dari PDIP. Mengingat, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputi dikabarkan akan memberikan kejutan atau element of suprise di HUT PDIP ke-50 tersebut.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menilai HUT PDIP ke-50 merupakan momentum penting bagi PDIP untuk menyampaikan pikiran dan gagasan dalam membangun ke-Indonesiaan, kebhinekaan, kemajemukan dan keadilan kepada kader dan juga masyarakat.

Namun, terkait pengumuman Capres atau Cawapres PDIP sendiri, Pangi tidak meyakini bahwa PDIP bakal mengumumkan sosok Capres 2024 di HUT PDIP ke-50 besok. Hal ini berkaca pada faktor lain seperti poros koalisi yang hingga saat ini belum dibentuk PDIP.

“Saya rasanya tidak yakin bahwa PDIP bakal mengumumkan calon presiden (Capres), jangankan Presiden sampai sejauh ini partai koalisi atau teman koalisi PDIP saja belum terbentuk,” kata Pangi.

Kendati demikian, Pangi menyebut pengumuman capres PDIP kemungkinan bisa saja dilakukan sebagai sebuah kejutan atau bagian dari pada element of suprise dari PDIP sendiri. Hal ini tergantung bagaimana strategi PDIP dalam penentuan sosok capres di Pemulu 2024.

“Kalau yang kita dengar, PDIP tidak ingin terburu-buru dalam menentukan capres-nya. Tapi kalau memang ada kejutan ya mungkin saja sosok calon presiden diumumkan di HUT ke-50,” ujarnya.

Pangi menilai PDIP merupakan salah satu partai yang sudah selesai melewati masa pencarian popularitas. Artinya, PDIP dapat disebut sebagai partai yang sudah punya ikatan kedekatan dengan rakyatnya, Termasuk kesamaan kepentingan dalam hal program maupun yang lainnya. Sehingga, tidak terlalu mengandalkan figur.

“PDIP adalah partai yang tidak terlalu mengadalkan figur tetapi lebih mengandalkan kekuatan kaderisasi. Hal ini juga merujuk pada dukungan PDIP terhadap sistem proporsional tertutup di Pemilu 2024,” pungkasnya.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif IndoStrategic, Ahmad Khoirul Umam menjelaskan terkait kemungkinan adanya kejutan di HUT PDIP ke-50. Menurutnya, kejutan akan terjadi apabila Ketum PDIP Megawati mengumumkan nama Capres dan skema koalisi PDIP.

“Kejutan akan terjadi jika Bu Mega mengumumkan nama Capres dan skema koalisi dari PDIP. Selain keputusan penetapan nama Capres dan skema koalisi, rasanya tidak akan menjadi kejutan besar,” kata Umam kepada Liputan6.com Senin (9/1/2023).

Dia menambahkan, yang dimaksud kejutan pengumuman Capres PDIP ini jika PDIP hanya menetapkan satu sosok Capres, tetapi apabila dalam pengumuman tersebut menetapkan dua nama Capres, rasanya itu tidak akan menjadi kejutan.

“Bisa disebut kejutan jika PDIP menetapkan satu nama Capres saja. Tapi jika PDIP masih menetapkan dua nama Capres, misalnya Puan dan Ganjar, rasanya itu tidak akan menjadi kejutan. Karena menetapkan dua nama Capres merupakan strategi cari aman dan kurang tegas dalam melangkah, ujarnya.

Dosen Universitas Paramadina ini menyebut pengumuman sosok Capres dan skema koalisi PDIP akan menggerakkan dinamika politik nasional, terlebih bisa memicu percepatan deklarasi Capres-Cawapres koalisi lainnya.

“Terlebih di koalisi KIB yang selama ini langkahnya terkunci oleh sikap politik PDIP yang belum melangkah pasti,” Umam menandasi.

 

Trends Sepatu 2023 Jatuh Pada Sneakers

Tahun 2023 sudah berjalan selama 10 hari, pasti kau mau tahu trends sepatu di tahun ini. Sepatu saat ini sudah tidak hanya sebagai tuntutan formalitas, tetapi sudah berubah menjadi gaya hidup.  Bahkan sepatu akan mempengaruhi penampilanmu di setiap kesempatan.  sejak beberapa tahun yang lalu trend sepatu sudah tidak dipisahkan antara sepatu formal maupun sepatu non formal.

Pasti kamu ingin tahu dong, trend sepatu di tahun 2023.
Apakah trend 2002 3 akan jauh berbeda dengan Tahun 2022? 

Menurut para ahli fashion, trend sepatu 2023 masih dipegang oleh sneaker. Ditahun ini sepatu performa seperti Hoka dan gaya 2000-an (Y2K) tetap eksis. Sementara itu, hype Nike Dunk akan mulai berkurang. 

Siluet Yeezy bahkan diramal kehilangan popularitas pasca Adidas memutus kerja sama dengan desainer dan rapper Kanye West.

Inilah tren sneaker yang populer dan bakal ditinggalkan di tahun 2023, dikutip laman The Insider

  1. Memadukan sepatu performa dengan pakaian kasual

Sepatu performa tebal kini menjadi bagian dari pakaian kasual. 

Jadi jangan heran, jika sepatu Hoka One One, Asics, atau Salomon akan sering terlihat dipakai orang berjalan-jalan atau berolahraga di gym. 

“Apa yang menarik adalah merek-merek itu sangat fokus pada performa, tidak terlalu fokus untuk terlihat keren,” ujar Heather Newberger, penata fesyen dan penulis. 

Beberapa siluet yang diperkirakan menjadi tren di kalangan konsumen termasuk Hoka Clifton, Asics Gel-Kayano, hingga Salomon XT-6. “Salomon XT-6 adalah sepatu populer di tahun 2023 karena kita mendapatkan sepatu bagus dan nyaman yang menarik bagi banyak konsumen berbeda,” tutur Youtuber sepatu kets dan fesyen, Bryce Moore.

 

  1. Meningkatnya pamor New Balance

New Balance, merek yang identik dengan sepatu ayah alias dad shoes sangat digemari saat ini. 

Menurut Moore, kolaborasi New Balance dengan desainer semacam JJJJound dan Joe Freshgoods meningkatkan popularitas siluet seperti 990 V3 dan 993. 

Moore memperkirakan, siluet 1096R bersol tebal bisa menjadi siluet hype berikutnya dari New Balance. 

 

  1. Minat terhadap Nike Dunk dan New Balance seri 550 menurun 

Selama pandemi banyak model Nike Dunk dan New Balance 550 yang dirilis ke publik. 

Namun, hype kedua sepatu tersebut akan surut di tahun ini. 

 

  1. Momen bangkitnya Adidas Samba

Moore memperkirakan, Adidas Samba bisa menjadi penerus New Balance 550 atau Nike Dunk. Siluet Samba sudah ada sejak tahun 1949, ketika Adidas pertama kali meluncurkan siluet tersebut sebagai sepatu sepak bola. 

Tahun ini, Adidas memperkenalkan kolaborasi yang ditunggu-tunggu dengan desainer JJJJound. 

Merek perlengkapan olahraga asal Jerman itu juga bermitra dengan desainer Inggris Grace Wales Bonner dalam beberapa model Samba, termasuk yang dilepas Juni 2022 lalu. 

“Banyak dari siluet Samba berasal dari histeria pasca Piala Dunia,” kata Newberger. 

“Ini adalah jenis sepatu yang sudah lama disukai di Inggris atau di luar negeri.” 

 

  1. Adidas Yeezy tak lagi populer

Model Yeezy akan ketinggalan zaman pada tahun 2023, menyusul perpisahan Adidas dan Kanye West. 

Rapper dan desainer itu “diceraikan” Adidas pada Oktober tahun lalu usai melakukan serangkaian tindakan kontroversial, termasuk ujaran kebencian bernada anti-semit di medsos.

 “Ye membuat sepatu itu (Yeezy) memiliki konotasi yang buruk,” sebut Brendan Cannon, penata gaya di Cannon Media Group. 

“Orang tidak mau memakai Yeezy karena mereka tidak ingin orang lain mengomentarinya di jalan.” Adidas sekarang berencana merilis model Yeezy tanpa branding Yeezy pada awal tahun ini. 

Tapi minat pecinta sneaker pada sepatu itu tidak akan lagi sama seperti dulu. 

 

  1. Memadukan sneaker dengan pakaian santai dan gaun

Gaya kasual seperti memadukan sneaker dengan pakaian santai akan terus berlanjut, menurut Cannon. 

“Semua orang akan memilih pakaian yang santai dan keren karena ini juga fashion-forward,” paparnya. 

Kombinasi gaya kasual yang menjadi hits di tahun 2023 termasuk memakai celana straight leg atau wide leg dan kaus atau rompi oversized. Kombinasi sneaker dengan gaun juga akan banyak ditemui, lanjut Cannon. 

“Gwen Stefani berada di garis depan dari tampilan gaun dan sepatu kets. Tapi tampilan itu kembali karena itu memadukan kenyamanan dan gaya,” imbuhnya. 

 

  1. Permintaan sneaker berkelanjutan dan ramah lingkungan meningkat 

Semakin banyak merek yang melayani keinginan pembeli milenial dan Gen Z untuk fesyen berkelanjutan, kata Newberger dan Cannon. 

Merek seperti Allbirds dan Veja dikenal sering membuat sneaker ramah lingkungan. 

Bahkan, merek raksasa semacam Nike dan Adidas mulai mengkampanyekan penggunaan plastik daur ulang di beberapa desain perusahaan. 

 

  1. Gaya Y2K akan bertahan

Gaya Y2K yang melanda di akhir 90-an akan bertahan sedikit lebih lama di tahun 2023, berkat Gen Z dan banyaknya unggahan video di TikTok. 

Pakaian era Y2K yang populer termasuk rok mini, kaus oversized, dan jaket kulit. 

Sementara itu, alas kaki Y2K mencakup sepatu platform dan sepatu bot serta sneaker bersol tebal. 

“Membawa tren itu kembali sepertinya sangat cocok untuk saat ini karena itu semua tentang kenyamanan dan gaya,” kata Cannon.

Cara Jitu Jadikan Teknologi Jalan Menuju Kekayaan di Usia Muda

Sudah nggak asing lagi, kan, kalo teknologi udah jadi bagian hidup kita sehari-hari? Gak cuma buat nyari info, nge-chat, atau bahkan bermain game, tapi teknologi juga bisa banget kita manfaatin buat ngejar impian kita, lho. Terus, apa impianmu, bro? Kalau kamu pengen punya kekayaan sejak muda, yuk, aku kasih tau bagaimana caranya memanfaatkan teknologi buat ngejar mimpi itu.

Pertama, kamu harus tau dulu, apa aja teknologi yang bisa kamu manfaatin. Misalnya, aplikasi investasi, aplikasi penghasil uang, atau platform bisnis online. Setelah tau, baru deh kamu bisa pilih mana yang paling cocok sama passion dan kemampuanmu.

Kedua, jangan takut untuk belajar dan memperdalam pengetahuanmu tentang teknologi yang kamu pilih. Nggak ada salahnya sih belajar dari berbagai sumber, seperti buku, seminar, atau bahkan dari orang yang udah sukses dalam bidang itu.

Ketiga, jangan ragu buat nyoba. Kamu nggak akan tau apa yang bisa kamu capai kalo nggak pernah nyoba. Jangan takut sama kegagalan, karena itu bagian dari proses belajar. Yang penting, kamu harus berusaha dan berdoa.

Nah, itu dia tips buat memanfaatkan teknologi buat ngejar kekayaan sejak muda. Yang pasti, kamu harus punya tujuan yang jelas, niat yang tulus, dan kerja keras buat mewujudkan impianmu. Oke, bro, selamat ngejar mimpi!

Fenomena seorang Rainmaker

Dulu, brand hanya diasosiasikan sebagai produk dan korporasi, sekarang brand ituh !?

Hal ini jadi isu menarik karena di masa sekarang banyak orang punya personal branding , akibatnya kecenderungan orang untuk lebih mendengarkan suara personal lebih kentara akibat munculnya social media ( Blog, Social Network, bahkan Twitter/facebook/instagram ).

Dulu sebelum adanya internet, sebuah perusahaan akan memanggil seorang jurnalis untuk mengenalkan produk dan layanan atau brand itu akan menyewa jasa marketing agency , itu sudah lumrah. Sekarang perusahaan justru lebih interest menyewa kekuatan personal. Fenomena baru, bagi seorang rainmaker dan sebuah perusahaan maupun iklim marketing.

 

The Power of Personal Branding

Seperti halnya istilah di dunia marketing, kesuksesan branding tidak bisa dimonitor/diukur langsung lewat ROI(Return of Investement ) . Tapi sebagai subject pelaku personal marketing , anda sudah seharusnya merasakan imbasnya. Memang bukan berarti revenue anda meningkat setiap tweet atau posting yang anda lontarkan, tapi mungkin bisa lewat jalan lain, misalnya anda mendapat pekerjaan tanpa melewati prescreening test atau juga tanpa gelar formal anda.

Peran personal branding bukan artinya menyematkan brandol harga akan dirimu. Tapi personal branding lebih berperan membangun atau meningkatkan pencitraan diri, tentang ‘mengiring’ bagaimana publik seharusnya menilaimu.

Fungsi social media telah merubah segalanya. Lewat media baru ini setiap orang memiliki kesempatan yang sama dengan kata lainnya, seseorang tidak perlu lagi berebut publikasi. Namun permasalahan sewaktu membangun brand itu  tetap sama, yaitu partisipasi anda sangat menentukan.

 

Berapa sih Harga Influence Seorang Rainmaker

Fenomena baru dari personal branding jelas menimbulkan ‘masalah baru’ dalam marketing, Seberapa sih ongkos untuk menyewa seorang rainmaker ?. Lalu bagaimana seorang rainmaker bisa menghargai ( mengukur ) influence -nya?

Karena personal branding identik dengan social media, ngak salah rasanya kalau tolak ukurnya memakai media yang sama. Berikut, mari kita coba telusuri apa yang bisa dijadikan parameter dalam mengukur performa seorang rainmaker

 

Friends / Fan and Followers

Menghargai berita sebuah web news harusnya berbeda dengan menghargai sebuah media yang didasari kekuatan personal brand seperti blog, Fan Page atau Twitter . Beruntung keberadaan facebook, twitter, dan layanan social network / microblogging lainnya semakin popular. Jadi rasanya ngak salah kalau jumlah media ini bisa jadi rujukan pertama yang menggambarkan seberapa luas suara brand didengar, alternative lainnya bisa melalui touchgraph maupun nexus.ludios.net .  Namun masalah yang tersisa adalah, biarpun memiliki banyak fan / followers, belum berarti memiliki authority. Kalau begitu jumlah respond dan RT bisa menjadi indikator berikutnya.

 

Socialize

What’s your personal brand ?  Sebagai apa anda dikenal dan sebagai apa anda didengar !?

Berhubungan dengan Authority diatas sana, memiliki banyak fan / friends dan followers apalah gunanya jika tidak pernah melakukan social activity. “Rasanya jika tidak pernah ber socialize juga berarti tidak punya influence juga kan”. Walaupun bukan metode yang akurat serta efektif dalam mengukur authority dan social activities , namun technorati , backtype , dan addictomatic bisa dijadikan alat monitoring. Jangan lupa dengan google, hal yang bisa di-track adalah jumlah konten dan sebagai apa anda dikenal, sebagai apa anda didengar. Apakah itu online strategist , maupun sebagai blogpreneur .

 

Social respond / reactions

Berhubungan dengan authority, respond (social reactions ) dari pendengar menggambarkan kedalamaninfluence seorang rainmaker . Memang cukup susah karena belum banyak tool yang tersedia untuk mengukur berapa orang yang terpengaruh dengan konten yang diproduksi rainmaker. Beberapa tool haruslah cukup informatif untuk menggambarkan buzz atas suatu keyword atau URL. Lewat tools ini kita juga bisa melihat bagaimana buzz yang diciptakan oleh rainmaker berkembang, baik lewat uberVu , socialcollider maupun google insight . Terakhir, bonus besar bagi marketer yang berhasil menyematkan keywordnya pada twitter trending topic , maupun google trend.

 

Lead / Newsletter membership

Sarana Newsletter, karena pendekatannya bersifat personal jadi tidak jarang newsletter lebih powerful dibanding sebuah posting. Tidak mudah juga meraih banyak lead didalamnya. Sebagai online startegist atau internet marketing harusnya tidak melupakan hal ini, bagaimanapun list building activities menjadi bagian penting dari menghargai personal brand seorang rainmaker. Bagaimana mengukurnya pun cukup mudah, bagaimana memulainya ? sudahkah anda menyiapkan opt in !?

 

Kicauan tweet dan satu posting blog

Kira kira bagaimana harga kicauan satu tweet  ? satu postingan blog ?
Rasanya pendekatannya pun harus berbeda, postingan blog mempunyai kelebihan baik dari sisi meng-explore masalah secara mendetail. Kelebihan lainnya, hanya lewat sebuah artikel di blog, kita mampu melakukan reseaerch netnograpghy ( versi online-nya ethnography ) yang didapat via komen yang natural dan berkualitas.

 

Kekuatan Gambar & Hastag di Instagram

Kira kira bagaimana menghargai postingan instagram?
Seorang rainmaker dihitung kesuksesannya dalam instagram bila berhasil menghasilkan trafik kunjungan dalam sebuah akun instagram. Hal ini tentu di pengaruhi oleh gambar dan hastag yang digunakannya.

Bagaimana Mencapai Tujuan Keuangan Keluarga ?

Ketika sebuah keluarga mempunyai tujuan keuangan dimasa depan (spt memiliki mobil, rumah, berlibur, sekolah dll) tetapi belum mengetahui bagaimana cara untuk mencapainya (berapa besar uang yang harus ditabung) sehingga frustasi,  karena kondisi keuangan saat ini tidak akan mampu untuk mencapai tujuan tersebut, maka artikel ini dibuat untuk memandu mengatasi problem diatas.

Untuk mengatasi problem tersebut , terdapat 3 step (langkah) sebagai berikut:

STEP 1 : Memahami kondisi keuangan saat ini.

STEP ini enjelaskan 3 tools yg dapat memberikan panduan dalam menganalisa/mengetahui kondisi keuangan keluarga yaitu:

  1. Membuat cash flow keuangan keluarga

Tools pertama adalah Laporan Keuangan Keluarga (Cash Flow). Cash flow memberikan informasi besarnya penghasilan, pembayaran hutang dan tabungan setiap bulan. Adapun tabungan yang ideal adalah dengan nilai minimal sebesar 10% atau 30% dari total gaji yg diterima.

  1. Membuat neraca keuangan keluarga

Tools kedua adalah neraca keuangan keluarga, adalah untuk memberikan informasi posisi total harta, hutang dan tabungan yang kita miliki. Secara sederhana, Harta yang kita miliki berasal dari hutang dan tabungan.

  1. Membuat portfolio harta keluarga

Tools ketiga dari step 1 adalah membuat laporan portfolio harta. Dimana Harta diklasifikasikan sebagai harta produktif dan harta konsumtif. Buatlah list seluruh harta anda dan lakukan klasifikasi. Berapakah harta anda yg produktif? Tools ini memberitahu anda apakah selama ini keputusan keuangan yg dibuat sudah benar? atau setidaknya memberikan panduan untuk mengambil keputusan dimasa yg akan datang.

STEP 2 : Menentukan tujuan keuangan keluarga

Adapun tujuan/mimpi keuangan keluarga sebagai berikut:

  1. Persiapan Pendidikan Anak
  2. Biaya Hidup Pensiun
  3. Membeli asset yang mahal (rumah, mobil dll)
  4. Perjalanan ibadah – naik haji

Setelah menentukan tujuan keluarga, langkah yang paling penting adalah menentukan berapa besarnya tabungan yang harus dikumpulkan.  Untuk kasus kita kali ini, keluarga tersebut menetapkan hanya satu tujuan keuangan keluarga, yaitu pendidikan anak, jika tabungan tersebut disimpan di deposito dengan bunga 6% setahun, maka tabungan setiap bulan haruslah sebesar 1.3 juta setiap bulan.

STEP 3 : Usaha-2 yg dilakukan agar tujuan keluarga dapat dicapai

Step 3 ini bertujuan untuk mengatasi gap jika kondisi saat ini (uang yang dapat ditabung setiap bulan) lebih kecil dari tabungan seharusnya (tabungan untuk mencapai tujuan keuangan di step 2). Usaha yang dilakukan untuk mengatasi gap tersebut terdiri dari 2 langkah yaitu:

  1. Memperbaiki kondisi keuangan saat ini (harus bisa saving minimal 10% dan optimal 30% dari total gaji). Terdiri dari 4 tips sbb:

Memahami konsep kebutuhan dan keinginan dan kemudian Istri dan Suami harus kompak untuk melakukan pengeluaran yang sifatnya kebutuhan. Menentukan pos – pos pengeluaran yang bersifat keinginan.

Melakukan project cost saving, eliminasi pos-pos untuk pemenuhan keinginan. Identifikasi biaya – biaya yg sifatnya keinginan yang dapat kita kurangi. Misalnya didalam biaya kebutuhan harian terdapat biaya makan bakso setiap minggu sebesar 50 rb. Maka biaya ini dapat ditekan. Lakukan untuk setiap jenis pengeluaran sehingga kita akan mendapatkan total list cost saving.

  • Menggunakan metode patty cash. Misalnya total pengeluaran untuk kebutuhanadalah sebear 2.5 juta/bulan, maka uang ini langsung dipisahkan. Suami/istri tidak boleh mengambil uang dari rekening lain. Harus commit dan mengusahakan uang ini cukup sampai akhir bulan.

 

  1. Menabung dan sekaligus melakukan investasi

Terinspirasi dari pemikiran Robert T kiyosaki, Menurut saya seorang karyawan baru akan dapat mencapai tujuan keluarganya jika Ia pun berlaku/bertindak sebagai investor. Hal ini yang saya sebut “bermain di dua quadran” yaitu quadran employee (karyawan) dan Quadran investor. Rata-rata karyawan menyimpan tabungannya di instrumen tradisional seperti deposito. Dalam menabung di deposito tidak akan membuat anda mencapai tujuan keuangan keluarga. Tetapi anda harus menabung dan langsung menginvestasikan tabungan tersebut di produk – produk investasi. Sebelum anda berinvestasi haruslah memahami bahwa investasi memiliki resiko. High risk – High return. Saya pribadi adalah risk taker, sehingga lebih memilih untuk mengambil action untuk berinvestasi, walaupun beresiko tetapi mempunyai kemungkinan untuk mencapai seluruh tujuan keuangan keluarga. Bagaimana dengan anda??? Jika tabungan tersebut langsung diinvestasikan di sebuah instrumen dengan return 20%-30%

Mengelola Pengeluaran, Kunci Keuangan yang Sehat

Pengeluaran sering luput dari perhatian dari kita, sibuk mengejar gaji dan pendapatan. Padahal, mengelola pengeluaran dengan baik justru kunci keuangan yang sehat.

Apakah Anda tahu pengeluaran terbesar Anda setiap bulannya pada bagian apa? Atau pengeluaran kecil-kecil tapi lumayan banyak?  Bagaimana mungkin, bisa mengelola atau meng-efisienkan pengeluaran kalau jumlahnya saja tidak tahu. Tak kenal maka tak sayang, begitu kata pepatah.

Karena itu, awalnya, saya harus tahu dulu secara rinci apa saja pengeluaran tiap bulan.

Caranya mudah. Saya mencatat semua pengeluaran, tanpa terkecuali, dalam satu bulan. Dilakukan selama 3 sampai 6 bulan, supaya didapat pola pengeluaran yang stabil. Layaknya dokter, diagnosis tepat akan menghasilkan resep manjur. Pencatatan pengeluaran adalah diagnosis, sebelum langkah perbaikan dilakukan.

Dari pencatatan pengeluaran bulanan ini, beberapa informasi berharga bisa saya dapat.

Pertama, tahu berapa pengeluaran sebulan dan, yang lebih penting, tahu apakah pengeluaran itu lebih kecil, sama atau lebih besar dari pendapatan. Kalau pengeluaran mendekati atau melebihi pendapatan, tidak heran, investasi jadi kecil. Meskipun gaji besar, semuanya habis untuk pengeluaran, tidak ada yang tersisa untuk investasi.

Kedua, tahu mana kegiatan atau life style yang paling boros, dan lebih penting lagi, yang boros dan tidak penting. Tujuannya, supaya saat nanti ingin hemat, sudah tahu pos mana yang paling signifikan untuk dikurangi.

Ketiga, jadi tahu juga bahwa pengeluaran yang kelihatannya kecil, misalnya ngopi di cafe, naik taksi, jajan makan siang, ternyata jumlahnya besar jika diakumulasi dalam satu bulan. Sementara, selama ini, karena pengeluaran ini terlihat kecil, saya sering tidak ambil pusing dan tidak banyak berhitung waktu membayarnya. Coba saja hitung berapa total pengeluaran anda untuk ngopi, jajan, dan makan malam di luar, selama sebulan. Nanti kaget sendiri lihat jumlahnya.

Keempat, pelajaran paling berharga adalah soal pemahaman atas gaya hidup. Pengeluaran itu refleksi dari gaya hidup kita. Bagaimana kita menghabiskan uang kita mencerminkan gaya hidup yang ingin kita pertahankan. Jika ingin mengubah pola pengeluaran, berarti kita harus merubah gaya hidup.

Setelah tahu dengan rinci soal pengeluaran, pengelolaan menjadi lebih mudah. Semuanya sudah ada hitung-hitungannya. Tinggal pilihan dan pertimbangan masing – masing, mau mengurangi apa, jika dirasa ingin meningkatkan investasi. Mencatat pengeluaran baru langkah awal. Langkah berikut yang lebih sulit  adalah saat kita harus merubah gaya hidup supaya dapat mengurangi pengeluaran. Gaya hidup seringkali menyentuh gengsi dan, lebih dalam lagi, harga diri, sehingga tidak mudah dirubah dalam sekejap.

Saran saya sederhana, saat anda kesulitan merubah gaya hidup, ingat bahwa percuma punya pendapatan besar, kalau pengeluaran tidak bisa dikendalikan, yang nantinya berujung pada tidak ada sisa untuk investasi.

Perbedaan Menjadi Kaya dan Makmur Yang Harus Kamu Ketahui

Tahukah kamu bahwa kamu bisa memiliki banyak uang dan makmur? Jika ini membingungkanmu, kamu tidak sendirian. Menjadi kaya dan makmur adalah hal yang berbeda tetapi keduanya mudah tertukar dalam percakapan sehari-hari meskipun dalam konteks yang salah. Menjadi kaya berarti seseorang dapat menghabiskan banyak uang, termasuk berhutang untuk membiayai gaya hidupnya. Di sisi lain, menjadi makmur berarti seseorang … Read more